One smile is worth more than a thousand words
Satu senyuman lebih berharga daripada ribuan kata
Senyuman mempunyai sejuta makna bagi yang melihatnya. Senyum juga memiliki banyak arti dan berbagai bentuk. Tidak hanya senyuman yang bernilai positif saja, tapi ada pula senyum yang bernilai negatif. Ada senyum bahagia, senyum terharu, senyum pasrah, senyum sinis, senyum mengejek, senyum terpaksa, dan lain-lain.
Ketika kita sedang bahagia, kita akan mudah menebarkan senyum kita pada orang lain, akan tetapi ketika kita sedang bersedih, amat susah bagi kita untuk mengeluarkan senyum yang tulus pada orang lain. Senyum yang justru keluar pada saat seperti itu adalah senyum terpaksa yang mengandung kesedihan..
Senyum memang banyak sekali maknanya, bagi orang-orang yang melihatnya pun bisa berbeda reaksi dan pemaknaan terhadap senyum tersebut. Misalnya ni, ada orang lagi bahagia terus dia senyum-senyum terus ke orang-orang di sekitarnya. Bagaimana sajakah reaksi dan pikiran orang-orang yang melihatnya? Mungkin saja, 1. “Ni orang gila apa ya? Senyum-senyum mulu!” atau 2. “Ni orang TePe banget si, males de!” atau 3. “Wah, ni orang lagi bahagia, ikut bahagia de..”. Berbeda-beda bukan?
Atau ada orang yang lagi BeTe berat, terus dia berusaha tersenyum dan akhirnya keluarlah senyum terpaksa yang bermakna senyum sinis. Lalu bagaimanakah reaksi dan pikiran orang yang melihatnya? Mungkin, 1. “Apa si ni orang, BeTe-in banget tampangnya!” atau 2. “Jangan liat gue kayak gitu dong! Mang salah gue apa??” atau 3. “Ni orang lagi ada masalah ya? Kasian ngeliatnya.. mungkin butuh bantuan..”
Tipe orang ke-1 dan ke-2 adalah tipe orang yang berpikiran negatif melihat berbagai hal, termasuk senyuman, berbeda dengan tipe orang yang ke-3 yang berpikiran positif dalam memaknai senyuman orang lain.
Terlepas dari itu semua, senyuman ternyata lebih banyak manfaatnya. Bagi kesehatan itu sendiri, senyuman merupakan cara terbaik untuk olah muka, sehingga membuat kulit wajah lebih awet muda. Begitu banyak organ di tubuh kita yang ‘berolahraga’ ketika kita tersenyum. Bagi hati kita sendiri, senyuman dapat membuat perasaan seseorang menjadi lebih baik. Jika kita sedang bahagia dan kita tersenyum, maka perasaan kita akan semakin baik, begitu pula jika kita sedang sedih lalu kita tersenyum, perasaan sedih kita akan berkurang sedikit, minimal berusaha membahagia-bahagiakan diri. Dengan senyum, jasmani sehat, rohani sehat.
Jadi inget sama lagunya Raihan yang berjudul “Senyumlah”..
“Senyum di waktu susah, tanda ketabahan.. itulah senyum tanda keimanan..”
Seorang muslim yang baik, adalah seorang muslim yang ramah kepada sesama dan sabar ketika mendapat cobaan. Gak enak kan kalau melihat ada seorang muslim yang wajahnya jutek terus? Oleh karena itu, jadilah pribadi muslim yang mudah menyebar senyum, lebih menyenangkan dilihat lho,,
Sudahkah kamu senyum hari ini?
Tersenyumlah,, dan seluruh dunia pun akan tersenyum padamu..
Juni 27, 2008 at 10:01 am
Wah, tulisan mantab….(~_^)d.
Btw, kalao kita senyum, kita bakaln tambah keliatan cakep lhoooo*.
*Syarat dan ketentuan berlaku.
Juni 27, 2008 at 1:56 pm
senyum,,,,
,,,,
Jadi inget iklan di tivi,,,
“Kirimkan Satu Senyuman Untuk Satu Orang.”
Juni 29, 2008 at 11:25 am
@agungfirmansyah
maksudnya syarat dan ketentuan berlaku apa kak?
//yang penting keliatannya lebih cakep daripada jutek..
@toni
Juni 29, 2008 at 4:16 pm
Syarat dan ketentuan berlaku:
Efek “tambah cakep” hanya berlaku bagi orang-orang relatif.
Pernah dengar ini kan “Cakep itu relatif, jelek itu mutlak” (^_^)?
Ah…, tidur dulu (_ _ ).zzZZ!